Akomodasi

Berbagai pilihan akomodasi (housing) tersedia di Ghent. Sebelum memilih akomodasi, ada beberapa hal yang penting untuk dipertimbangkan:

  1. Tipe akomodasi
    Akomodasi di Ghent dapat berupa apartment/flat, studio, dan single room with shared kitchen/toilet. Bagi mahasiswa yang sudah berkeluarga, maka tipe yang sesuai ialah apartment atau studio. Tipe ini menawarkan ruangan yang cukup luas dan dilengkapi dengan private bathroom dan private kitchen. Sedangkan single room with shared kitchen/toilet merupakan pilihan ekonomis bagi teman-teman pelajar yang hendak tinggal seorang diri. Pilihan lainnya adalah shared room yang umum ditawarkan mahasiswa internasional di grup Facebook.
  2. Lokasi
    Lokasi akomodasi tidak hanya berkaitan dengan jarak tempuh dari kampus, namun faktor kemudahan akses terhadap fasilitas umum (transportasi, fasilitas perbelanjaan, laundry, dsb) pun perlu dipertimbangkan. Jika kalian memilih untuk menggunakan transportasi umum untuk berpergian, sebaiknya pilihlah lokasi akomodasi yang dekat dengan pemberhentian bus dan/atau tram.
  3. Fasilitas
    Fasilitas yang ditawarkan pihak housing akan mempengaruhi harga sewa. Full-furnished housing tentu lebih mahal dibandingkan dengan akomodasi tanpa isi. Beberapa landlord atau penyedia akomodasi menawarkan kamar (single room) dengan private bathroom & toilet. Pastinya ada biaya tambahan yang perlu kalian korbankan jika kalian memilih fasilitas yang bersifat private.
    Biasanya daftar inventoris akan diserahkan oleh landlord bersamaan dengan kontrak. Daftar tersebut digunakan untuk mengecek apakah fasilitas yang ditawarkan tersebut benar-benar tersedia dan berfungsi dengan baik atau tidak. Tips: pada hari pertama kalian menempati kamar/ housing kalian, cek dan foto kamar/ housing dan fasilitas/inventoris yang tertera di daftar dan tuliskan kondisi sedetail mungkin guna menghindari denda akibat kerusakan. Jika perlu langsung laporkan kepada landlord.
  4. Biaya sewa
    Biaya sewa untuk tipe apartment/flat atau studio tentu lebih mahal dibandingkan dengan tipe single room yang memiliki dapur bersama. Saat mencari housing perhatikanlah inclusion yang disediakan/ditawarkan dengan harga tersebut. Apakah harga yang ditawarkan sudah termasuk  biaya utilitas seperti listrik, gas, dan air, bagaimana dengan biaya Wifi dan sampah? Apabila tidak tertera, biasanya harga yang ditawarkan tersebut belum mencangkup hal-hal tersebut dan hal ini tentu perlu ditanyakan kepada pihak penyedia akomodasi. Besarnya biaya deposit tergantung pada tipe akomodasi dan kebijakan landlord atau penyedia akomodasi. Umumnya biaya deposit setara dengan biaya sewa 2 atau 3 bulan biaya kontrak. Tips: hindarilah landlord dan komunikasi yang mencurigakan serta berkonsultasilah kepada para senior untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Pembahasan mengenai biaya sewa akomodasi dapat dilihat di halaman biaya hidup.
  5. Rental period
    Sebagian besar tipe akomodasi ditawarkan untuk kontrak selama minimal 6 bulan atau bahkan satu tahun. Jika kalian mencari tempat singgah sementara (durasi 1-3 bulan) alternativnya adalah mencari shared room di grup Facebook. Bagi mahasiswa exchange atau Erasmus, coba koordinasikan dengan koordinator program jika kalian hanya tinggal untuk beberapa bulan saja. Beberapa perguruan tinggi seperti Ghent University dan KU Leuven Technologiecampus Gent menyediakan asrama atau dorm untuk mahasiswa dengan rental period yang beragam.
  6. Rental agreement
    Bagi yang hendak menyewa akomodasi, pastikan dalam kontrak tertera jika akomodasi tersebut dapat dijadikan domicile, artinya alamat yang akan kalian tinggali bisa di-claim sebagai alamat resmi kalian untuk mengurus ID-card (residence permit). Nantinya saat kalian mengurus ID-card, copy kontrak housing merupakan salah satu persyaratan administrasi dan kemudian polisi akan mengecek akomodasi tersebut untuk memastikan apakah kalian benar-benar tinggal di alamat yang tertera.

Lalu bagaimana cara mencari akomodasi yang tepat? Umumnya para landlord akan menempel informasi akomodasi yang dapat disewa di jendela atau pintu. Beberapa teman PPI terkadang akan menginfokan informasi ini di Whastapp Group PPI Ghent. Kalian sedang berada di luar Ghent bahkan Belgia? Tenang, informasi akomodasi tersedia di beberapa situs seperti: immovlan, ikot,  dan kotatgent. Kalian juga dapat mengkases informasi pilihan akomodasi melalui grup-grup Facebook dengan kata kunci “Kot Te Huur Gent”. Dalam bahasa Belanda, ‘kot’ berarti kamar, sedangkan ‘te huur’ memiliki arti disewakan.

Tidak sedikit teman-teman PPI Ghent yang tinggal di OBSG. OBSG merupakan salah satu opsi yang patut dicoba jika kalian ingin mencari tempat tinggal, baik single room maupun studio. OBSG menawarkan akomodasi dengan harga yang cukup miring. Selain itu, mengingat banyaknya teman-teman Indonesia tinggal di OBSG, membuat tinggal di OBSG serasa berada di kampung halaman.

Gambar 1. Suasana gathering PPI Ghent di OBSG
(sumber: koleksi pribadi Fathyah Hanum)

Khusus bagi kalian mahasiswa atau calon mahasiswa Ghent University (UGent), UGent menyediakan akomodasi berupa single room (with private bathroom & toilet, shared kitchen), studio untuk tempat tinggal sementara bagi mahasiswa S3 atau peserta training di UGent, dan studio untuk mahasiswa yang memiliki istri/suami (couple). Dormitory (asrama) UGent ini meliputi beberapa gedung dan dilengkapi fasilitas umum seperti laundry, cafetaria, common room (ruang untuk berkumpul santai atau seringkali digunakan untuk belajar di saat masa ujian). UGent Residence Hall menawarkan kontrak minimal 6 bulan. Informasi selengkapnya mengenai akomodasi UGent dapat dilihat di UGent Residence Hall.

Gambar 2. Single room dan shared kitchen di Home Gottingen UGent Residence Hall.
(sumber: koleksi pribadi Fathyah Hanum)

Informasi selengkapnya mengenai akomodasi bagi pelajar di Ghent dapat dilihat di situs berikut ini.

Penulis: Fathyah Hanum

Referensi: PPI Belgia